Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Simbiosis Komensalisme Lengkap Penjelasannya

Home > ARTIKEL > Simbiosis Komensalisme Lengkap Penjelasannya

Simbiosis Komensalisme Lengkap Penjelasannya

Posted on 27 March 2024 by admin
0

Simbiosis komensalisme adalah jenis interaksi antara dua organisme yang berbeda di mana salah satu organisme mendapat manfaat tanpa memberikan efek positif atau negatif pada organisme lainnya. Berikut adalah tujuh contoh simbiosis komensalisme beserta penjelasannya:

  1. Remora dan Hiu: Remora adalah ikan kecil yang biasanya melekat pada tubuh hiu atau ikan besar lainnya dengan menggunakan peregangan khusus pada kepala mereka. Remora memperoleh manfaat dari perjalanan yang lebih mudah dan sisa makanan yang dihasilkan oleh hiu tanpa memberikan manfaat yang berarti bagi hiu.
  2. Burung Pelikan dan Ikan: Burung pelikan sering kali mengikuti gerombolan ikan besar, seperti ikan sardin, untuk mendapatkan makanan. Pelikan akan menunggu di atas air dan menangkap ikan yang dikerahkan ke permukaan oleh gerombolan ikan. Dalam interaksi ini, burung pelikan mendapatkan makanan tanpa memberikan dampak yang signifikan pada gerombolan ikan.
  3. Barnacle dan Paus: Barnacle adalah organisme laut kecil yang menempel pada kulit paus atau kulit hewan laut lainnya. Mereka menggunakan paus sebagai tempat berlindung dari predator dan untuk mendapatkan akses ke sumber makanan yang lebih baik. Pada saat yang sama, paus tidak terpengaruh secara signifikan oleh keberadaan barnacle di tubuhnya.
  4. Kera dan Burung: Kadang-kadang, burung duduk di atas punggung kera besar seperti gorila atau gajah. Mereka memanfaatkan posisi tinggi ini untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik dalam mencari makanan atau menghindari predator. Meskipun kera tidak mendapat manfaat langsung dari keberadaan burung tersebut, mereka juga tidak dirugikan oleh interaksi tersebut.
  5. Kuda dan Burung Pemakan Kutu: Burung pemakan kutu, seperti burung bangau atau ibis, sering kali mengikuti kuda atau hewan besar lainnya. Mereka memakan kutu, lalat, dan serangga lainnya yang menempel pada kulit hewan tersebut. Dalam hal ini, burung mendapat makanan tambahan tanpa memberikan dampak yang signifikan pada kuda.
  6. Gajah dan Burung Cucakrowo: Di habitat alami mereka, seringkali burung cucakrowo ditemukan duduk di atas punggung gajah. Mereka memanfaatkan ketinggian ini untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik untuk mencari mangsa atau mengamati lingkungan sekitar. Interaksi ini memberikan manfaat bagi burung tanpa mengganggu gajah.
  7. Pohon dan Liana: Liana adalah tumbuhan menjalar yang sering kali memanfaatkan pohon sebagai penyangga untuk tumbuh. Mereka mendapatkan dukungan struktural dari pohon tanpa memberikan dampak negatif yang signifikan pada pohon tersebut. Dalam hal ini, liana adalah contoh simbiosis komensalisme antara tumbuhan.

Dalam setiap contoh di atas, satu organisme mendapat manfaat tanpa memberikan kontribusi signifikan atau merugikan bagi organisme lainnya. Ini adalah ciri khas dari simbiosis komensalisme.

Baca Juga : Perbedaan Kondisi Lingkungan Biotik dengan Abiotik

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds