Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Salah satu strategi kanker untuk menghindari kemoterapi

Home > blog > Salah satu strategi kanker untuk menghindari kemoterapi

Salah satu strategi kanker untuk menghindari kemoterapi

Posted on 15 April 2023 by admin
0

Kemoterapi permanen menjadi pengobatan yang paling poly digunakan buat kanker stadium lanjut. namun umumnya tumor menjadi resisten, yg memperburuk prognosis. Para peneliti asal Free University of Brussels serta kelompok Replikasi DNA CNIO (pusat Penelitian Onkologi Nasional) sudah menemukan salah satu alasan mengapa beberapa jenis kanker sebagai kebal terhadap kemoterapi, serta mempresentasikan hasilnya pada Nature .

Kanker epitel, yang artinya jaringan yang menutupi seluruh bagian atas tubuh – kulit, namun jua epilog organ – terkait dengan jenis perubahan yg dialami sel epitel, yg diklaim transisi epitel-mesenkimal. pada proses ini, sel melepaskan diri dari tetangganya serta memperoleh sifat invasif, yang membantu mereka menjajah jaringan pada sekitarnya serta menyebar ke seluruh tubuh.

Diketahui bahwa transisi epithelial-mesenchymal jua berperan dalam tumor menjadi resisten terhadap kemoterapi, tetapi mengapa tidak diketahui secara pasti. hasil baru menunjuk ke protein yang diklaim RHOJ. Karya tersebut, dipimpin sang peneliti Cédric Blanpain , dari Free University of Brussels, memiliki rekan penulis peneliti CNIO Sara Rodríguez-Acebes dan Juan Méndez .

Para peneliti mengamati, pada model tikus kanker kulit, bahwa aktualisasi diri protein RHOJ sangat tinggi pada sel yang resisten terhadap kemoterapi. dan mereka menunjukkan bahwa waktu protein ini berhenti mengekspresikan dirinya, sel kanker rentan terhadap kemoterapi. menggunakan istilah lain, Mengganggu protein RHOJ menghasilkan sel kanker kembali merespon pengobatan.

Para penulis memberikan bahwa RHOJ memicu pembentukan filamen protein aktin panjang serta mendorong perbaikan kerusakan DNA akibat kemoterapi. Ini membantu sel kanker bertahan hayati pengobatan.

“Sangat menarik buat menemukan bahwa resistensi terhadap kemoterapi di kanker dengan EMT sebagian dikendalikan oleh mekanisme replikasi dan pemugaran DNA,” istilah Méndez. “Ini merupakan contoh lain bagaimana penelitian dasar pada proses seluler ini memungkinkan kita buat mengatasi persoalan dengan implikasi klinis yang besar .”

liputan bahwa merusak RHOJ membalikkan resistensi sel kanker terhadap kemoterapi membuka kemungkinan pengembangan obat melawan RHOJ buat mempertinggi efisiensi pengobatan di pasien dengan jenis kanker metastatik ini, tambah Juan Méndez.

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds