Sistem biologis bisa didesain ulang dan dimodifikasi secara genetik buat memperoleh fungsi atau kemampuan baru. misalnya, sekelompok sel dapat diprogram untuk mendeteksi sinyal (seperti hormon) dan menghasilkan respons spesifik (mirip enzim). tetapi, hingga waktu ini, perangkat biologis ini hanya dapat menjalankan fungsi yang awalnya dirancang untuk itu.
Peneliti asal laboratorium Cell Signaling pada IRB Barcelona, dipimpin oleh Drs. Francesc Posas dan Eulàlia de Nadal telah membuatkan dan memvalidasi arsitektur seluler awam yg berfungsi menjadi dasar pembuatan sistem biologis yg bisa diprogram ulang. memakai satu set sel serta molekul pemrograman ulang eksternal, para ilmuwan telah berhasil membentuk satu perangkat biologis menjalankan fungsi yang tidak selaras. banyak sekali fungsi diaktifkan tanpa perlu rekayasa genetika atau pembuatan sel baru.
Sistem yang dapat diprogram ulang bisa dalam banyak sekali bidang ilmu. “pada biomedis, semakin poly perangkat lunak terapeutik yg bergantung di penggunaan perangkat seluler yg ditanamkan di pasien. Kemungkinan mempunyai implan seluler yang dapat diprogram ulang secara eksternal agar sesuai menggunakan kebutuhan yang tidak selaras dari setiap pasien memperlihatkan peluang yg luar biasa,” kentara Dr. you pose
komputasi biologis
Komputasi biologis ialah bidang yg berkembang pesat yang mengejar tujuan memakai sel hidup dan molekul turunan buat melakukan perhitungan dan memproses data.
“Pemrograman ulang biologis adalah indera yg membuat komputasi biologis bisa diskalakan, bisa dipergunakan kembali, dan mudah diterapkan, serta memungkinkannya mengatasi keterbatasan saat ini terkait kompleksitas sirkuit,” jelas Dr. David Canadell , peneliti postdoctoral IRB Barcelona.
Pekerjaan ini sudah dilakukan bekerja sama dengan kelompok Riset perangkat lunak biologi Sintetik buat Biomedis yang dipimpin sang Dr. Javier Macía di Departemen Kedokteran dan Ilmu biologi (MELIS) berasal Universitat Pompeu Fabra (UPF).
Proyek ini telah menerima dana asal Kementerian Sains dan penemuan, Generalitat of Catalonia, Fundació La Marató de TV3, Office of Naval Research (ONR) dan AFOSR.


