Dokter Josep Comin serta Pedro Moliner, peneliti asal gerombolan IDIBELL Bioheart serta anggota Unit Gagal Jantung Multidisiplin HUB, sudah diundang buat mempublikasikan di Nature Review Cardiology , jurnal ilmiah kardiologi dengan faktor akibat tertinggi. Secara khusus, mereka telah menulis ulasan tentang suplementasi zat besi intravena pada pasien menggunakan gagal jantung kronis.
Kekurangan zat besi sangat lazim pada pasien dengan gagal jantung kronis (hingga 50% kasus) dan dikaitkan menggunakan lebih poly rawat inap serta kematian yang lebih tinggi. Hal ini dijelaskan sang peran kunci yang dimainkan sang besi dalam rantai pernapasan mitokondria, krusial untuk fungsi yg sahih dari kardiomiosit, sel-sel otot jantung yang bisa berkontraksi secara impulsif serta individual.
“ panduan praktik klinis merekomendasikan taktik agresif pada diagnosis serta pengobatan syarat ini ”, jelas Pedro Moliner , ahli jantung IDIBELL dan HUB .
Artikel yang diterbitkan pada jurnal ilmiah Nature Review Cardiology mengulas uji klinis primer. Singkatnya, mereka telah membagikan bahwa anugerah zat besi intravena menaikkan kualitas hidup serta prognosis di pasien dengan gagal jantung serta disfungsi ventrikel.
Studi yg sedang berlangsung akan memberikan apakah manfaat ini juga dipertahankan pada bentuk lain dari gagal jantung, seperti pasien menggunakan fraksi ejeksi yg diawetkan (HFpEF).
Bellvitge Biomedical Research Institute (IDIBELL) merupakan sentra penelitian biomedis yang didesain di tahun 2004. Ini diikuti sang Bellvitge University Hospital serta Viladecans Hospital berasal Catalan Institute of Health, Catalan Institute of Oncology, University of Barcelona and the City Dewan L’Hospitalet de Llobregat.
IDIBELL ialah anggota Campus of International Excellence berasal University of Barcelona HUBc dan merupakan bagian dari forum CERCA dari Generalitat de Catalunya. di tahun 2009 itu menjadi salah satu asal lima pusat penelitian Spanyol pertama yg diakreditasi menjadi lembaga penelitian kesehatan oleh Institut Kesehatan Carlos III. Selain itu, ini adalah bagian berasal program “HR Excellence in Research” dari Uni Eropa dan ialah anggota EATRIS serta REGIC. semenjak 2018, IDIBELL menjadi pusat Terakreditasi Yayasan Ilmiah AECC (FCAECC).


