Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Spesies ikan yang melewati reproduksi seksual berkembang pesat

Home > blog > Spesies ikan yang melewati reproduksi seksual berkembang pesat

Spesies ikan yang melewati reproduksi seksual berkembang pesat

Posted on 12 February 2022 by admin
0

Binatang langka yg bereproduksi secara aseksual – hanya kurang lebih seribu asal seluruh spesies vertebrata yang hayati – disebut berada pada kerugian evolusioner dibandingkan menggunakan semua hewan lain yang bereproduksi secara seksual.

Salah satu teori yg menyebutkan hal ini ialah gagasan bahwa Bila DNA baru tidak diperkenalkan selama reproduksi, mutasi genetik yg berbahaya dapat terakumulasi pada generasi berturut-turut, yg menyebabkan kepunahan spesies dalam jangka panjang.

Hipotesis lain menyatakan bahwa karena reproduksi aseksual membatasi keragaman genetik di spesies, hewan akhirnya tidak dapat menyesuaikan diri menggunakan perubahan lingkungan. Teori-teori ini, bagaimanapun, tak berlaku dalam perkara-Amazon molly (Poecilia formosa), spesies ikan betina semua yang telah berkembang biak selama ribuan tahun pada perairan segar perbatasan Texas-Meksiko.

Untuk lebih memahami bagaimana reproduksi ikan ini menyimpang dari adat, tim ilmuwan internasional sudah mengurutkan genom pertama molly Amazon serta genom spesies asli yang berkumpul di ikan unik ini.

Temuan mereka menunjukkan bahwa eksistensi spesies ini tidak sepenuhnya tidak terduga karena mereka melihat bahwa beliau mempunyai komposisi genetik yang rendah, sporadis terlihat pada alam, dan menyampaikan binatang beberapa manfaat terkait dengan kelangsungan hidup. hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution , dan di antara penulisnya ialah Raquel García Pérez , peneliti pada Institute of Evolutionary Biology (IBE), serta Tomás Marqués-Bonet, profesor riset ICREA di UPF serta direktur institut yang sama.

Molly Amazon merupakan vertebrata aseksual pertama, ditemukan di tahun 1932. Ini berkembang biak dengan “kawin” dengan ikan jantan asal spesies terkait. DNA jantan, bagaimanapun, tak dimasukkan ke dalam keturunannya. kebalikannya, kawin dengan ikan jantan memicu replikasi seluruh genom bunda. intinya, molly mengkloning diri mereka sendiri. Mereka tidak bertelur, melainkan melahirkan anak-anak yg besar .

Para peneliti telah lama berteori bahwa klon, yang gagal membersihkan mutasi yang merusak, akan mengalami kemunduran dalam genom serta, sebagai akibatnya, mendorong mereka ke kepunahan asal generasi ke generasi.

Mereka telah menemukan bahwa molly Amazon ialah hasil dari insiden reproduksi seksual yang melibatkan dua spesies ikan yang tidak selaras antara 100.000 dan 200.000 tahun yang lalu, molly Atlantik serta molly Sailfin. semenjak itu, molly Amazon yg dihasilkan artinya spesies bibit unggul yang permanen membeku secara evolusioner menggunakan cara yang luar biasa, serta masih berkembang sampai sekarang.

“Molly Amazon mempunyai sedikit mutasi yg merusak, tingkat dekomposisi genetik yg rendah, serta variabilitas yang unik dan terus berkembang, terutama gen yg terkait dengan sistem kekebalan,” jelas Raquel García Pérez. “Fitur-fitur ini dapat menyebutkan keberhasilan evolusi spesies.”

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds