Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Peneliti CENIEH memimpin jaringan internasional METODE

Home > blog > Peneliti CENIEH memimpin jaringan internasional METODE

Peneliti CENIEH memimpin jaringan internasional METODE

Posted on 29 January 2022 by admin
0

Jesús Rodríguez dan Ana Mateos, peneliti pada pusat Nasional untuk Penelitian Evolusi insan (CENIEH), mengkonsolidasikan kepemimpinan jaringan internasional METODE, yang dirancang buat menelaah pendudukan manusia di Eropa serta konteks lingkungannya selama Revolusi Pertengahan Pleistosen, suatu periode kritis, antara 1,1 serta 1/2 juta tahun yang lalu, ditandai menggunakan perubahan rezim iklim pada skala global, yang secara drastis dan kompleks mempengaruhi ekosistem serta distribusi manusia.

Jaringan ini, terbuka buat komunitas ilmiah, menyatukan 31 peneliti Eropa dari Jerman, Denmark, Inggris, Prancis, Italia, Belanda, Ukraina, serta Spanyol, termasuk: arkeolog yang berspesialisasi dalam pekerjaan awal di Eropa, ahli paleontologi yg mempelajari flora serta fauna itu periode, dan peneliti asal ilmu absolut, ekamatra atau teknik, ahli dalam pemodelan matematika.

“Interdisipliner merupakan galat satu kontribusi terbesar dari jaringan ini, sebab menggunakan itu tujuannya merupakan untuk menciptakan pendekatan baru yg memungkinkan kita buat tahu bagaimana syarat lingkungan menghipnotis pekerjaan manusia pertama di benua Eropa”, kentara Jesús Rodríguez.

contoh matematika

Melalui jejaring ini dimaksudkan buat membuatkan data, contoh dan hipotesis kerja dalam upaya menciptakan sains pada antara seluruh. Bahkan, galat satu perangkat lunak matematika pertama yg didesain sang anggota jaringan ini akan segera tersedia melalui Internet buat dipergunakan secara perdeo oleh semua komunitas ilmiah.

Ini artinya contoh untuk mengukur persaingan antara hewan pemakan daging pada suatu ekosistem, yg sudah dikembangkan oleh gerombolan Paleoekologi dan Paleofisiologi CENIEH dan diimplementasikan oleh Jesús A. Martín, asal Departemen Matematika serta Komputasi Universitas Burgos.

contoh percontohan lain yg dikembangkan oleh ke 2 kelompok CENIEH bekerja sama dengan Ericson Hölzchen, dari Senckenberg Research Institute di Frankfurt (Jerman), mensimulasikan penyebaran insan pada Eropa selama Revolusi Pertengahan Pleistosen, dan berdasarkan di pemodelan agen. model ini akan dipresentasikan di Seminar Antropologi dan Perubahan Iklim bertajuk “Anthropology, Weather and Climate Change”, yg akan berlangsung di British Museum pada London Mei ini.

“contoh serta simulasi matematika telah terbukti menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk menggambarkan dinamika sistem kompleks dalam disiplin ilmu terkait lainnya, seperti Ekologi, tetapi mereka tidak sering digunakan dalam studi evolusi manusia,” kata Ana Mateos.

Jaringan INQUA

Jaringan METHOD, buat akronimnya pada bahasa Inggris (Modelling EnvironmenTal dynamics and HOminin Dispersals around the Mid-Pleistocene Revolution), juga dipimpin oleh dokter Christine Hertler asal Senckenberg Forschungsinstitut dari Frankfurt dan Maria Rita Palombo dari Universitá pada Roma, dan telah dibiayai sang INQUA (International Union for Quaternary Research), dengan pengakuan International Focus group (IFG) berasal HABCOM (Humans and Biosphere Commission).

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds