Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Mikrobioma usus melindungi terhadap kecenderungan genetik terhadap leukemia

Home > blog > Mikrobioma usus melindungi terhadap kecenderungan genetik terhadap leukemia

Mikrobioma usus melindungi terhadap kecenderungan genetik terhadap leukemia

Posted on 22 July 2021 by admin
0

Sebuah studi yang dipimpin oleh Isidro Sánchez García, seorang peneliti di Dewan Tinggi untuk Penelitian Ilmiah (CSIC) yang mengembangkan karyanya di Pusat Penelitian Kanker (CIC-IBMCC) menunjukkan bahwa mikrobioma usus, terdiri dari set gen yang merupakan bagian dari bakteri usus sejak lahir, melindungi tikus dengan kecenderungan genetik untuk mengembangkan leukemia. Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Blood, dapat berkontribusi pada pengembangan alat baru untuk mencegah penyakit pada anak-anak dengan kerentanan genetik untuk menderita penyakit itu.

Memahami mikrobioma adalah bidang penelitian yang berkembang. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara mikroorganisme dan materi genetik memainkan peran yang relevan dalam asal-usul penyakit neurologis atau kekebalan seperti leukemia masa kanak-kanak.

Jenis leukemia anak yang paling umum adalah prekursor sel B leukemia limfoblastik akut, yang disebabkan oleh kombinasi kerentanan genetik anak saat lahir dan paparan infeksi tertentu setelah melahirkan. Predisposisi genetik umum terjadi pada anak-anak dan dianggap sebagai kondisi yang diperlukan untuk perkembangan penyakit, meskipun kurang dari 1% dari kasus ini akan berkembang menjadi leukemia limfoblastik prekursor sel B akut sepanjang hidup mereka.

“Meskipun faktor-faktor tertentu yang terlibat dalam perkembangan leukemia pada masa kanak-kanak diketahui, seperti paparan terhadap rangsangan menular, penting untuk memperdalam dan menjelaskan secara tepat mengapa, meskipun memiliki kecenderungan ini, tidak semua individu mengembangkan penyakit”, Isidro menunjukkan Sánchez-García , dari Pusat Penelitian Kanker (CIC-IBMCC).

Para peneliti telah menemukan bahwa ketika tikus dengan kecenderungan genetik diobati dengan antibiotik pada usia dini, mikrobioma mereka diubah dan perubahan ini cukup untuk menginduksi leukemia, bahkan tanpa adanya rangsangan infeksi. “Diamati bahwa pada tikus ini mikroba usus berbeda dari hewan yang tidak rentan terhadap penyakit. Faktanya, adalah mungkin untuk mengidentifikasi kecenderungan genetik individu dengan mengkarakterisasi mikrobioma mereka ”, tambah peneliti CSIC.

Hasilnya tampaknya menunjukkan bahwa perkembangan leukemia limfoblastik akut pada tikus dengan kecenderungan genetik lebih terkait dengan kurangnya ‘mikrobiota komensal’ – yang biasanya mengandung usus – daripada dengan adanya bakteri tertentu.

Untuk terus maju dalam garis ini, para peneliti memerlukan studi skala besar yang bertujuan untuk menentukan apakah modifikasi mikrobioma pada anak-anak dengan kecenderungan genetik untuk leukemia limfoblastik akut sel-B dapat menjadi strategi yang sukses. “Pengobatan yang mungkin adalah dengan memberikan mikrobiota komensal, terutama lactobacillus, kepada tikus yang rentan untuk mencegah perkembangan leukemia,” Sánchez-García menyimpulkan.

Sumber : http://biotech-spain.com/es/articles/el-microbioma-intestinal-protege-frente-a-la-predisposici-n-gen-tica-a-la-leucemia/

Artikel terkait :

  • Fakultas Saintek Olah Limbah Kertas dan Ranting Pohon Menjadi Briket Aromatic

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds