Skip to content
Inovatif, Profesional dan Berkepribadian
facebook
twitter
youtube
instagram
Universitas Medan Area
Call Support 061-7360168
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. Gedung PBSI
  • Beranda
  • Profil
    • Akreditasi
    • Fungsionaris
    • Struktur
    • Visi dan Misi
  • Akademik
    • Dosen Pembimbing Akademik
    • Informasi Akademik
      • Akademik Online
      • SI-LIMA
      • Elearning
      • Jurnal
      • Lapor AOC
    • Jadwal Akademik
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Praktikum
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • Jadwal Seminar & Sidang
      • Jadwal Wisuda
      • SEMESTER ANTARA
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
      • Semester I
      • Semester II
      • Semester III
      • Semester IV
      • Semester V
      • Semester VI
      • Semester VII
      • Semester VIII
  • Aktivitas Prodi
    • Kegiatan Prodi
    • Prestasi Prodi
  • Mahasiswa
    • Beasiswa
      • Syarat dan Ketentuan Penerima KIP Kuliah
      • Beasiswa Bank Indonesia (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/i Bersaudara Kandung
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik
    • Sistem Informasi
      • Data Mahasiswa
      • Blog Mahasiswa
      • Jurnal Mahasiswa
      • SI-LIMA
      • AOC
      • Elearning
      • Apik
      • Opac
    • Prestasi Mahasiswa
  • Dosen
    • Dosen Prodi
    • Blog Dosen
    • Aktivitas Dosen
    • Prestasi Dosen
    • Jurnal Dosen
    • AOC
    • TKTD
    • SI-LIMA
    • Elearning
    • Opac
  • Arsip
    • Dokumen Prodi
  • Alumni
    • Tracer Study
    • DATA ALUMNI
    • Aktivitas Alumni
    • Layanan Alumni
  • Laboratorium
    • Informasi Laboratorium
    • Aplikasi Laboratorium
  • Hubungi Kami

Sel kanker tergantung pada topografi dan kekakuan lingkungan

Home > blog > Sel kanker tergantung pada topografi dan kekakuan lingkungan

Sel kanker tergantung pada topografi dan kekakuan lingkungan

Posted on 27 March 2023 by admin
0

Studi IBEC  menyebutkan bagaimana orientasi hubungan sel tidak hanya bergantung di topografi, tetapi juga ditentukan sang kekakuan lingkungan. Karya tersebut menyoroti pentingnya memperhitungkan kekakuan substrat menjadi satu variabel lagi waktu menelaah serta memahami perpindahan sel pada organisme secara mendalam. informasi ini sangat krusial buat tahu berbagai proses fisiologis serta patologis yang terkait dengan migrasi sel.

Diketahui bahwa, buat mengorientasikan diri, sel dapat mendeteksi frekuwensi kimia dan mekanik, atau bahkan topografi lingkungannya. masalah terakhir ini dikenal menjadi orientasi hubungan dan dapat ditentukan menggunakan adanya alur, bubungan atau pola bagian atas lainnya.

Penelitian terbaru asal gerombolan IBEC Biomimetic Systems for Cellular Engineering, yang dipimpin sang Elena Martínez, telah menyebutkan bagaimana orientasi kontak sel pula dipengaruhi oleh kekakuan lingkungan. Karya tersebut,  diterbitkan dalam jurnal ilmiah Materials Today Bio, menyoroti pentingnya memperhitungkan kekakuan substrat sebagai variabel lain waktu mengkaji dampak topografi di sikap sel. berita ini sangat krusial untuk tahu berbagai proses fisiologis serta patologis yg terkait dengan migrasi sel, mirip pembentukan organ baru selama perkembangan embrionik, respons imun, atau penyebaran tumor selama metastasis.

Sel diorientasikan melalui serat protein yang selaras, homogen rel yang membuatnya beranjak ke arah eksklusif, mirip rel kereta. dengan memakai jenis substrat berstruktur mikro ini, kami dapat mensimulasikan rel yg dipergunakan sel buat bermigrasi pada banyak proses fisiologis dan patologis.” menyebutkan Elena Martínez, peneliti utama pada IBEC dan profesor di Universitas Barcelona.

Tim peneliti membandingkan sikap dua garis sel kanker payudara. Satu diklaim metastatik -yaitu, bermigrasi- serta yang lainnya tidak. pada kasus substrat dengan kekakuan tinggi, mereka mengamati bahwa ke 2 jenis sel hampir tak bermigrasi. tetapi, saat menggunakan substrat dengan kekakuan yang lebih rendah, lebih seperti menggunakan fisiologis, perilaku sel berubah.

“Apa yg kami lihat ialah ketika kami menempatkan sel pada substrat yg lebih lunak, menggunakan kekakuan yang seperti menggunakan jaringan sehat, mereka tak bermigrasi. namun, ketika kita meningkatkan kekakuan ini ke titik tengah, setara dengan jaringan patologis seperti yg dapat ditemukan di tumor, sel mulai bermigrasi jauh lebih efisien, bahkan yg diklaim non-metastatik.” detail Jordi Comelles, peneliti IBEC serta penulis pertama artikel tersebut.

Sebagian akbar studi yang diterbitkan sebelumnya tentang orientasi hubungan telah dilakukan menggunakan memakai bahan yg jauh lebih kaku daripada jaringan yg ditemukan di dalam tubuh. Keterbatasan ini disebabkan kurangnya metode pembuatan mikro yg memungkinkan buat membentuk pola topografi pada bahan lunak, dengan kekakuan yang mirip dengan jaringan organik. tetapi, kelompok Martínez mampu menghasilkan pola alur mikrometrik pada substrat lunak – gel polimer – memakai metode pembuatan mikro canggih yang dikembangkan sang tim peneliti yang sama.

Kaitan UMA

KAMPUS 1
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168
[email protected]
KAMPUS 2
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 8226331
[email protected]

Lokasi Program Studi Biologi

© 2026 Universitas Medan Area | Fakultas Sains dan Teknologi

This will close in 0 seconds